PRODUK NASA KHUSUSNYA VITAMIN TERNAK POC NASA, VITERNA, TANGGUH PROBIOTIK, TON NASA SERTA PUPUK ORGANIK NASA ADALAH PRODUK BERTEKNOLOGI TINGGI SEHINGGA MAMPU MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS PETERNAKAN, PERIKANAN SERTA PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ANDA. DAPATKAN PRODUK NASA HUB STOCKIST NASA H.1781 WA/CALL : 087747838108

Budidaya Melon Dengan pupuk Nasa

Melon Dengan pupuk Nasa

budidaya-melon-dengan-pupuk-nasa
  • SYARAT TUMBUH TANAMAN MELON IKLIM:

suhu optimal antara 25-300C tumbuh baik pada ketinggian 300 -900 m dpl.
  • MEDIA TANAM 

tanah liat berpasir yang banyak mengandng bahan organik seperti andosol,latosol,regosol,dan grumosil ,asalkan kekurangan dari sifat sifat tanah tersebut dapat dimanipulasi dengan pengapuran ,penambahan .tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah ,pH tanah 5,8-7,2.
  • PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA PEMBIBITAN

Pembuatan media semai siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan natural Glio dicampur dengan 50-100kg pupuk kandang untuk lahan 1000m₂ selanjutnya di diamkan +1 minggu di tempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk [ dibalik ]
Camprkan tanah halus [diajak ] 2 bagian /2 ember [ volume 10 lt] pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian /1 ember .TSP[ ± 50 gr ] yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA dan natural Glio yang sudah dikembangbiakan dalam pupuk kandang 1-2 kg .masukan media semai ke dalam polibag ukuran 8x10cm sampai terisi hingga 90 %
Teknik Penyemaian Dan pemeliharaan bibit Rendam benih dalam 1 liter air hangat suhu 20 -250c + 1 tutup POC NASA selama 8 -12 jam lalu diperam + 48 jam selanjutnya disemai dalam polibag.
sedalam 1-1,5 cm .benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menhadap kebawah .benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2;1 .kantong persemain diletakan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam .diberi perlindungan plasstik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.

Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit ,pada umur bibit 7-9 hari dengan dosis 1,0-1,5 cc/liter penyiraman dilakukan dengan hati hati secara rutin setiap pagi .bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindah tanamakan dengan cara kantong plastik polibang dibuka hati hati lalu bibit berikut tanamannya ditanam pada sebelumnya ,bedengn jangan sampai kekurangan air.
  • PENGOLAHAN MEDIA TANAMAN

Pembukaan lahan
sebelum Dibajak digenangi air lebih dahulu semalam ,kemudian keesokan harinya dilakukan pembajakan dengan kedalaman sekitar 30 cm .setelah itu dilakukan pengeringan ,baru dihaluskan .
  • PEMBENTUKAN BEDENGAN

Panjang bedengan maksimum 12- 15 m : tinggi bedengan 30-50 cm : lebar bedengan 100-110 cm : dan lebar parit 55 -65cm .
  • PENGAPURAN  :

Penggunaan kapur per 1000m₂pada pH tanah 4-5 diperlukan 150-200kg dolomit,untuk antara pH 5-6 dibutuhkan 75-150 kg dolomit dan pH>6dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg.Hasil lebih baik jika pada pemupukan dasar,POC NASA diganti SUPERNASA yang telah dicampur air secara merata diatas bedengan dengan dosis 1-2 botol /1000m2 dengan cara :

  1.  1 Botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk .kemudian induk tadi untuk menyiram bedengan .
  2. Setiap 1 gembor vol 10 liter diberi 1 peres sendok makan SUPERNASA untuk menyiram + 10 meter bedengan .
  • PEMBERIAN NATURAL GLIO

Untuk mencegah serangan penyakit karena jamur terutama penyakit layu ,sebaiknya tebarkan natural glio yang sudah disiapkan sebelum persemaian .
Dosis 1-2 kemasan per 1000m₂.

Pemasangan mulsa plastik hitam -perak [PHP ]
Pemasangan mulsa sebaiknya saat matahari terik agar mulsa dapat memuai sehingga menutup bedegan dengan tepat. biarkan bedengan terutup mulsa 3- 5 hari sebelum dibuat lubang tanam .

Teknik penanaman .
Pembuatan lubang tanam
Diameter lubang +10cm,jarak lubang 60-80cm.modal penanaman dapat membentuk segiempat atau segitiga.

Cara Penanaman
Bibit siap tanam dipindahkan beserta medianya .usahakan akar tanaman tidak sampai rusak saat menyobek polibag.
  • PEMELIHARAAN TANAMAN

Penyulaman ,penyulaman dilakukan 3-5 hari setelah tanam.setelah selai penyulaman tanaman baru harus disiram air.sebaiknya penyulaman dilakukan sore hari.
Penyiangan penyiangan dilakukan untuk membersihkan gulma /rumput liar .
Perempelan ,Perempelan dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan merupakan cabang utama.
  • PEMUPUKAN

Waktu                    Dosis pupuk makro {gram /pohon }

urea        SP -36                      KCI
 10 hari           12             12                            10
20 hari          12              12                           10
 30 hari          12              8                              12   
40 hari          12              8                               20
   Pos nasa disemprotkan : Arternatif 1: 6-7 kali [interval 1 minggu  sekali.}
POC NASA : dengan dosis 4 tutup botol /pertangi. {per ha }           
Alternatif : 2 : 4 kali [interval 2 minggu sekali } dengan dosis
Mulai umur 1  6 tutup botol/pertangi.Minggu -6 atau 7 Minggu
 
Penggunaan hormonik dosis HORMONIK 1-2 cc/lt air atau 1-2 tutup HORMONIK + 3-5 tutup poc nasa setiap tangkai semprotkan .
Penyemprotan HORMONIK Mulai usia 3 - 11 minggu ,interval 7 hari sekali.
penyiraman ,penyiraman sejak masa pertumbuhan tanaman,sampai akan dipetikbuahnya kecuali hujan ,saat menyiram jangan sampai air siraman membasahi daun dan buahnya.
Penyiraman dilakukan pagi pagi sekali.
  • PEMELIHARAAN LAIN 

Pemasangan ajir,ajir dipasang sesudah bibit menggeluarkan sulur sulurnya tinggi ajir + 150-200 cm ,ajir terbuat dari bahan yang kuat sehingga mampu menahan beban buah + 2-3 kg .tempat ditancapkan ajir + 25 cm dari pinggir guludan baik kanan maupun kiri.supaya ajir lebih kokoh bisa menambahkan bambu panjang yang diletakan dibagian pucuk segitiga antara bambu atau kayu yang menyilang .menggikuti barisan ajir ajir dibelakagnya.
kunjungi juga:
  1. Cara Meningkatkan Panen Buah Strawberry Organik
  2. Teknis Budidaya Buah Naga dengan organik nasa
budidaya-melon-dengan-pupuk-nasa
Pemangkasan ,pemangkasan dilakukan pada tanaman melon bertujuan utuk memelihara cabang sesuai dengan yang dikehendaki ,tinggi tanaman dibuat rata rata antara titik ke 20 sampai ke 25 [bagian ruas ,cabang atau buku dari tanaman tersebut ] pemangkasan dilakukan kalau udara cerah dan kering , supaya bekas luka tidak diserang jamur.Waktu pemangkasan dilakukan setiap 10 hari sekali.yang paling awal dipangkas adalah cabang yang dekat dengan tanah dan sisakan dua helai daun ,kemudian cabang cabang yang tumbuh dipangkas dengan 2 helai daun pemangkasan dihentikan ,jika ketinggian tanaman sudah mencapai pada cabang ke 20 atau 25.
  • HAMA DAN PENYAKIT.

Hama kutu aphis [Aphis gossypii glover ]
Ciri : mempunyai getah cairan yang menggandung madu dan di lihat dari kejauhan mengkilat .aphis muda berwarna kuning ,sedangkan yang dewasa mempunyai sayap dan berwarna agak kehitaan .
Gejala : daun tanaman menggulung ,pucuk tanaman menjadi kering akibat cairan daun dihisap hama.
Penggendalian : 
1 .gula selalu dibersihkan agar tidak menjadi inang hama.
2 . semprotkan pestona atau natural BVR
  • TRIPS [THRIPS PARVISPINUS KARNY

Ciri: menyerang saat fase pembibitan sampai tanaman dewasa ,nimfa berwarna kekuning kuningan dan dewasa berwarna coklat kehitaman,serangan dilakukan di musim kemarau .
Gejala : daun muda atau tunas baru menjadi keriting dan bercak kekuningan : tanaman keriting dan kerdil serta tidak membentuk buah secara normal.gejala ini harus diwaspadai karena telah tertular virus yang dibawa hama thrips .
Penggendalian : menyemprot dengan pestona atau natural BVR.

  • PENYAKIT LAYU BAKTERI

PENYEBAB : BAKTERI erwina tracheiphila E.F.Sm. penyakit ini dapat disebarkan dengan perantara kumbang daun oteng oteng [Aulocophora femoralis Motschulsky]
Gejala : daun dan cabang layu terjadi pengerutan pada daun ,warna daunmenguning,menggering dan akhirnya mati: daun tanaman layu satu persatu.meskipun warnanya tetap hijau .Apabila batang tanaman yang dipotong melintang akan menggeluarkan lendir putih kental dan lengket bahkan dapat ditarik seperti benang.
Penggendalian : Pengunaan natural glio ebelum tanam .
  • penyakit busuk tanam batang [gummy stem bligt]

Penyebab : Cendawan Mycophaerekka melonis [passerini chiu et Walker.
Gejala : pangkal batang seperti tercelup minyak kemudian keluar lendir berwarna merah coklat dan kemudian tanaman lalu dan mati.daun yang etrserang akan menggering .
Penggendalian :
  1. menggunakan mulsa PHP untuk mencegah kelembaban disekitar pangkal batang dan mencegah luka diperakaran maupun pangkal batang karena penyiangan .
  2. Daun yang terserang dibersihkan
  3. Gunakan Natural Glio sebelum tanam sebagai pencegah

Catatan :

Jika penggendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan ,agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat perata AERO 810 ,DOSIS +5ml { 1/2 tutup ] /tangki
  • GULMA

tumbuhan penggangu merugikan tanaman ,karena bersaing zat hara,tempat tumbuh dan cahaya pencabutan gulma harus dilakukan sejak tumbuhan masih kecil,karena kalau sudah besar akan merusak perakaran tanaman melon.
  • Tanda / ciri penampilan tanaman siap

budidaya-melon-dengan-pupuk-nasa
Panen :
ukuran normal ,kulit buah sangat nyata/kasar ,warna kulit hijau kekuningan ,umur panen +3 bulan setelah tanam ,waktu pemananan pagi hari.
Cara Panen
Tingkai dipotong berbentuk huruf T, maksudnya agar tangkai buah utuh .
Panenan dilakukan secara bertahap ,dengan menggutamakan buah benar benar telah siap dipanen ,buah yang telah dipanen disortir

Penyimpanan : tempat penyimpanan harus bersih,kering.
Demikian cara budidaya melon dengan teknis nasa ,semoga bermanfaat

0 Response to "Budidaya Melon Dengan pupuk Nasa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel